Artikelnya MuslimPergi

Insya Allah informasi yang kami berikan bisa bermanfaat bagi para pembacanya.

Berlari Menuju Allah

Salah satu langkah awal dari berlari kepada Allah yang dituliskan dalam buku Madarijus Salikin karya Ibnu Qayim adalah berlari dari kemalasan menuju semangat.

Ibnul Qayyim menyatakan bahwa sifat malas, menunda-nunda amal, berandai-andai, dan yang sejenis dengannya sangat berbahaya bagi seseorang. Kemalasan laksana pohon yang hanya membuahkan kerugian dan penyesalan.

Ada beberapa ayat al-Qur`an yang mengisyaratkan agar kita menerima semua perintah Allah dengan segenap kesungguhan, penuh semangat. Allah berfirman,

خُذُوا مَا آَتَيْنَاكُمْ بِقُوَّةٍ وَاذْكُرُوا مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Peganglah dengan teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada di dalamnya, agar kamu bertakwa.” (Al-Baqarah: 63)

وَكَتَبْنَا لَهُ فِي الْأَلْوَاحِ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَوْعِظَةً وَتَفْصِيلًا لِكُلِّ شَيْءٍ فَخُذْهَا بِقُوَّةٍ

“Telah Kami tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh itu segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu. Maka (kami berfirman), ‘Berpeganglah kepadanya dengan teguh dan suruhlah kaummu berpegang pada (perintah-perintah-Nya) dengan sebaik-baiknya!’.” (Al-A’raf: 145)

Setiap muslim mesti berlari meninggalkan rasa malasnya menuju keteguhan dan semangat yang senantiasa berapi-api dalam segala kebaikan.


Tag: taqwa, beriman

Yakinlah Pertolongan Allah Sangat Dekat

Sudah begitu lama, ingin agar harapan segera terwujud. Beberapa waktu terus menanti dan menanti, namun tak juga impian itu datang. Kadang jadi putus asa karena sudah seringkali memohon pada Allah. Sikap seorang muslim adalah tetap terus berdo’a karena Allah begitu dekat pada orang yang berdo’a. Boleh jadi terkabulnya do’a tersebut tertunda. Boleh jadi pula Allah mengganti permintaan tadi dengan yang lainnya dan pasti pilihan Allah adalah yang terbaik.

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

Sebagian sahabat radhiyallahu ‘anhum berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ رَبُّنَا قَرِيبٌ فَنُنَاجِيهِ ؟ أَوْ بَعِيدٌ فَنُنَادِيهِ ؟ فَأَنْزَلَ اللَّهُ هَذِهِ الْآيَةَ

“Wahai Rasulullah, apakah Rabb kami itu dekat sehingga kami cukup bersuara lirih ketika berdo’a ataukah Rabb kami itu jauh sehingga kami menyerunya dengan suara keras?” Lantas Allah Ta’ala menurunkan ayat di atas. (Majmu’ Al Fatawa, 35/370)


Tag: berdoa, beriman

Jannatul Baqi': Pemakaman Mulia Keluarga dan Sahabat Nabi

Jika berkunjung ke Madinah, Arab Saudi ada tempat terfavorit yang sering dikunjungi oleh peziarah. Bahkan tempat ini tak pernah sepi dari kerumunan manusia. Tempat tersebut adalah makam Baqi', yaitu areal pemakaman yang menyimpan jasad sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW.

Pemakaman Baqi’ ini sangatlah dekat dengan Masjid Nabawi, di dalamnya terdapat banyak keluarga dan sahabat Rasulullah ﷺ. Bahkan dalam sebuah hadist dikatakan “Siapa yang bisa memilih mati di Madinah, silahkan dia lakukan. Karena saya akan memberi syafaat bagi mereka yang mati di Madinah.” (HR. Ahmad 5437, Turmudzi 4296 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Dalam riwayat diceritakan, di tahun-tahun terakhirnya sebelum wafat, Rasulullah sering sekali menziarahi makam Baqi. Rasulullah datang dan mendoakan para penghuninya. Bahkan Rasul menyempatkan diri berziarah di waktu malam. Doa yang dipanjatkan beliau adalah:

“Keselamatan atas kalian para penghuni tempat tinggal kaum mukminin, telah datang kepada kalian apa yang kalian dijanjikan, kamipun akan seperti kalian hanya saja untuk kami ditunda hingga kemudian hari, dan kami insyaa Allah sungguh akan menyusul kalian. Ya Allah berilah ampunanMu kepada penghuni kuburan Baqii’ al-Ghorqod” (HR Muslim no 974).

Semoga Allah berikan kita kesempatan dan kelapangan rezeki untuk bisa berkunjung ke Tanah Suci Makkah dan Madinah, juga meyusuri jejak perjuangan Rasulullah ﷺ dalam menyebarkan islam.

Yang membuat makam ini istimewa adalah setidaknya terdapat 10.000 sahabat dari jumlah tolal sahabat nabi 124.000 orang. Di makam ini juga bersemayam putra-putri kesayangan Rasulullah yakni Fatimah Azzahra, Ruqayah, Umum Kultsum, Zainab dan Ibrahim.

Baqi juga dikenal sebagai Jannatul-Baqi' yang berarti Taman Surga, juga dikenal dengan nama Baqi' al-Gharqad. Baqi' berarti tanah di mana akar pohon yang berbeda di tanam, dan al-Gharqhad adalah nama dari sebuah pohon berduri  (Boxthorn) yang berlimpah di Baqi'.


Tag: nabi, jannatul baqi', sahabat dan keluarga nabi

Indonesia Dilarang Masuk Arab Saudi, Umroh 2021 Kembali Ditunda

Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan larangan masuk pada 20 negara termasuk Indonesia pada Selasa (2/2/2021). Aturan ini mengakibatkan perjalanan umroh 2021 kembali tertunda.

"Dari ketentuan Arab Saudi ini artinya keberangkatan umroh sepertinya akan ditunda sampai larangan ini dicabut," tulis Kepala Bidang Umrah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Zaky Zakaria dalam pesan pendek yang diterima detikcom pada Selasa (3/2/2021).

Sebelum penetapan larangan masuk Arab Saudi bagi Indonesia, umroh 2021 sempat boleh diberangkatkan pada 4 Januari 2021. Perjalanan umroh tertunda pada 21 Desember 2020 saat ditemukan jenis baru virus corona yang dikhawatirkan berdampak buruk pada penyebaran COVID-19 di Arab Saudi.

"Kami berharap pemerintah Indonesia memberikan perhatian ke bidang usaha umroh, haji, dan wisata ini untuk membantu dengan berbagai cara agar tidak terjadi dampak buruk pada pegawai, penyelenggara umroh, dan bidang terkait lainnya," tulis Zaky.⁣

Meski prihatin dan berisiko mengalami dampak buruk akibat larangan masuk Arab Saudi bagi Indonesia, Zaky mengatakan tetap mendukung keputusan tersebut. Zaky berharap aturan ini berdampak baik bagi semua orang, sehingga perjalanan umroh bisa kembali dibuka.⁣


Sumber : news.detik.com

Tag: berita, umroh, pandemi

5 Tempat Miqat

Miqat adalah tempat yang tentukan oleh Rasulullah SAW atau para khalifah yang telah diberi petunjuk, sebagai titik awal pelaksanaan haji bagi semua jamaah dari empat arah (utara, Selatan, timur dan barat). Miqat sendiri dibedakan atas dua macam yaitu Miqat Zamani (batas waktu) dan Miqat Makani (batas letak tanah).⁣

Dalil tentang miqat diriwayatkan oleh ibnu Abbas ra.⁣

“Rasulullah SAW telah menentukan miqat (tempat start haji) untuk penduduk Madinah di Szul Hulaifah, untuk penduduk Syam di Juhfah, untuk penduduk Nejed di qarnul-Manazil, dan untuk penduduk Yaman di Yalamlam. Tempat-tempat itu adalah miqat bagi masing-masing penduduk tersebut dan bagi orang-orang yang datang dari arah mereka tetapi bukan penduduknya, yaitu orang-orang yang ingin melaksanakan haji dan umrah. Selanjutnya, siapa saja yang datang bukan dari arah tersebut, maka tempat ihramnya dari tempat tinggalnya. Begitu juga dengan penduduk Mekah. Mereka memulai ihram dari tempat tinggalnya.” (HR Bukhari & Muslim)⁣

Dalam hadis lain yang diriwayatkan Ibnu Umar, disebutkan pula tentang miqat ini.⁣

“Ketika dua kota ini (Basrah dan Kufah) ditaklukan, orang-orang mendatangi Umar lalu berkata, ‘Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Rasulullah SAW telah menetapkan Qarnun-Manazil sebagai miqat penduduk Nejed. Akan tetapi, tempat itu melenceng dan jauh dari jalan kami. Sesungguhnya apabila kami hendak menuju Qarnun-Manazil, kami merasa berat (menempuhnya).’ Umar berkata, ‘Perhatikan tempat yang searah dengan jalan kalian.’ Umar lalu menetapkan Dzat ‘Irq bagi mereka (penduduk Basrah dan Kufah).” (HR Bukhari)⁣

Nah lokasi mana saja yang menjadi 5 tempat miqat yang sesuai riwayat hadits?

1. Dzul Hulaifah, Kini Dikenal dengan Sebutan Bir Ali

Miqat ini adalah sekitar 9 kilometer dari Madinah dan sekitar 450 kilometer dari Makkah. Bir Ali adalah sebuah masjid yang jadi miqat bagi mereka yang tinggal di Madinah dan bagi mereka yang mendekati Makkah dari arah yang sama.

2. Rabigh Pengganti Juhfah

Miqat ini berjarak 183 kilometer arah barat laut Makkah. Ini adalah miqat bagi orang-orang yang datang dari Suriah. Namun karena Juhfah sekarang menjadi desa yang tak berpenghuni, akhirnya Rabigh yang berlokasi sebelum Juhfah menjadi tempat miqat bagi penduduk Suriah dan sekitarnya.

3. Qarnun-Manazil

Miqat ini merupakan tempat yang berbukit sekitar 75 kilometer di sebelah timur Makkah atau sekitar 220 kilometer bari Bandar Udara King Abdul Aziz. Ini adalah miqat  bagi penduduk Nejed (Riyadh)  dan bagi mereka yang datang dari arah itu.

4. Dzat 'Irq

Miqat ini berada sekitar 94 kilometer ke arah sisi timur laut  dari Makkah. Ini adalah miqat bagi rakyat Iran, Irak dan bagi mereka yang datang dari arah itu.

5. Yalamlam

Miqat ini adalah daerah perbukitan sekitar 92 kilometer di sebelah tenggara Makkah. Ini adalah miqat bagi penduduk Yaman dan semua orang semua orang lain dari arah itu. Jamaah yang datang dari China, Jepang, India, Pakistan, dan mereka yang datang dengan kapal, maka Masjid Yalamlam lah yang menjadi miqat-nya.



Tag: miqat, lokasi miqat

Keutamaan Sabar dan Sholat

Ibnu Katsir rahimahullah , dalam Tafsir al Qur`ani al ‘Azhim (1/89) menerangkan ayat di atas dengan bertutur : “Allah memerintahkan hambaNya untuk menjadikan sabar dan shalat sebagai pijakan bantuan dalam meraih apa yang mereka harapkan dari kebaikan dunia dan akhirat”.⁣⁣
⁣⁣
Dari sahabat Hudzaifah Radhiyallahu anhu, ia berkata:⁣⁣
⁣⁣
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَزَبَهُ أَمْرٌ صَلَّى⁣⁣
⁣⁣
Bila kedatangan masalah, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam mengerjakan shalat. [HR Ahmad dalam Musnad (5/388) dan Abu Dawud (2/35)]⁣
⁣⁣
Itulah shalat yang sebenarnya, yang berperan sebagai piranti bagi seorang muslim dalam meminta perlindungan dan mengadu kepada Allah Ta’ala dari berbagai macam kesulitan dan kesedihan, permasalahan dan kepenatan. Dia tidak akan merasa sendirian, tetapi mendapatkan dukungan dari Allah, Pemilik langit dan bumi.⁣⁣
⁣⁣
Maka, tidak disangsikan lagi potensi yang tersimpan pada shalat. Sebab kondisi seorang hamba sangat dekat dengan Allah dalam shalat. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :⁣⁣
⁣⁣
أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ⁣⁣
⁣⁣
Seorang hamba akan menjadi paling dekat dengan Rabb-nya saat ia sedang sujud. Maka, perbanyaklah doa (di dalamnya). [HR Muslim no. 482, dari Abu Hurairah]⁣⁣
⁣⁣
Oleh karena itu, semestinya seorang muslim memperbanyak doa saat bersujud, bertadharru’ (tunduk) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala , supaya Dia menyingkirkan berbagai permasalahan dan kesulitan, serta memberi kita anugerah kebaikan dunia dan akhirat.⁣⁣


Tag : sabar, sholat, ibadah, keutamaan sholat dan sabar

Bersabarlah

Dan diantara karakter sifat orang-orang yang sabar itu bahwa mereka sesungguhnya ketika ditimpa sesuatu yang tidak mereka sukai, mereka mengatakan “Sesungguhnya kami adalah hamba sahaya milik Allah, di bawah pengaturan perintah dan kendali Nya, Dia melakukan apa saja yang dikehendaki-Nya kepada kami dan Sesungguhnya kami akan kembali kepada Nya melalui kematian,kemudian kebangkitan untuk menghadapi perhitungan amal dan pembalasannya.

Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan orang yang sabar dalam menghadapi setiap ketentuan-Mu. Jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang selalu bertawakkal dan bergantung pada-Mu. Amin Ya Mujibas Saa-ilin.⁣⁣⁣

Aamiin Allahumma Aamiinnn.

Sumber : tafsirweb.com


Tag : sabar.

Allah adalah Penolong

Memilih jalan kebaikan bukanlah hal yang mudah. Memilih jalan kebenaran tak akan lepas dari hambatan dan gangguan.

Allah SWT berfirman,

"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung" (QS. Ali'-Imran, 3: 173)

Ayat ini adalah wujud penjagaan ilahi dan janji-Nya untuk memberikan rasa aman bagi hamba-hamba-Nya yang mukmin. Dan ayat-ayat yang senada dengan ayat ini begitu banyak. Ini menunjukkan bahwa Allah selalu melindungi dan menjaga.

Semoga kita termasuk orang-orang yang berada di jalan kebenaran dan hanya berharap pada pertolongan-Nya.


Tag : Allah Maha Penolong

Adab Safar

Hendaknya seorang yang bersafar mencari teman safar yang saleh. Agar perjalanan safarnya penuh dengan hal-hal yang bermanfaat, jauh dari kesia-siaan dan maksiat. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda,

الرجل على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

“Keadaan agama seseorang dilihat dari keadaan agama teman dekatnya. Maka hendaklah kalian lihat siapa teman dekatnya.” (HR. Tirmidzi no.2378, ia berkata: ‘hasan gharib’, dihasankan Al Albani dalam Shahih At Tirmidzi)

Sumber : muslim.or.id


Tag: safar, adab safar, hadits

Jabal Uhud: Bukit yang Kelak akan Jadi Surga

Tak seperti umumnya gunung di Madinah, Jabal Uhud seperti sekelompok gunung yang tidak bersambungan dengan gunung yang lain. Karena itulah penduduk Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang artinya 'bukit menyendiri'.

"Jika kita ingin melihat bukit yang ada di surga, maka ziarahlah ke Bukit Uhud. Nabi SAW bersabda, 'Bukit Uhud adalah salah satu dari bukit-bukit yang ada di surga'," demikian hadis yang dirawikan HR Bukhari.

Bukit Uhud atau Jabal Uhud adalah sebuah bukit berjarak 5 kilometer dari utara Kota Madinah dengan ketinggian sekitar 1.077 meter, selalu dikenang oleh umat Islam karena di lembah gunung ini pernah terjadi peperangan besar antara pejuang Islam dan kaum kafir Quraisy pada 15 Syawal 3 Hijriyah (Maret 625 Masehi) yang menyebabkan 70 pejuang Islam mati syahid.

Rasulullah SAW bersama Sayyidina Abu Bakar RA, Sayyidina Umar Al-Faruq RA, dan Sayyidina Usman bin Affan RA. Setelah keempatnya berada di puncak, terasa Gunung Uhud bergetar.

Rasulullah kemudiannya menghentakkan kakinya dan bersabda, "Tenanglah kamu Uhud. Di atasmu sekarang adalah Rasulullah dan orang yang selalu membenarkannya." Tak lama setelah itu Uhud berhenti bergetar. Demikianlah tanda kecintaan dan kegembiraan Uhud menyambut Rasulullah.

Semoga Allah segera angkat wabah ini dan kita semua dapat dimudahkan untuk beribadah umroh serta berziarah ke Jabal Uhud kembali seperti sediakala.⁣


Tag: jabal uhud, madinah, hadist

Icon